Warga Pattirosompe Mengadu di DPRD Wajo, Meminta Adanya Sambungan Aliran PDAM

Warga Pattirompe Meminta pembangunan Jaringan Pipa PDAM 

WAJO, INFOCHANELNASIONAL.COM-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Wajo menerima aspirasi dari warga Jalan Sawerigading 2, Lingkungan Tomodi, Kelurahan Pattirosompe, terkait permohonan pemasangan jaringan PDAM . Selasa,04/010/2022


Kordinator aspirasi, Amiruddin menyampaikan  masalah jaringan air PDAM, yang selama ini mereka nimati hanya nebeng 1 Meteran dari satu warga untuk 15 Kepala Keluarga dan mereka pernah bermohon pihak  PDAM  Wajo dan  mengharuskan membayar 50 juta rupiah. 

" Kami harap ada bantuan pembangunan instalasi jaringan PDAM di Jl.Sawerigading 2," pinta Amiruddin

Aspirasi diterima oleh H.Sudirman Meru, AD Mayang dan H.Anwar MD



H.Anwar selaku penerima aspirasi menyampaikan kalau selama ini meman pihak pengembang yang  harus menyiapkan  air bersih , listrik dan jalan sebelum akad kredit bank, tapi ini lain ceritanya karena beli pribadi walaupun mirip  perumahan BTN

"Saya menangkap dan mencermati dan meman bukan masuk sebagai perumahan  karena dibeli sendiri dan dibangun sendiri, jadi tidak masuk ke tuntutan developer sebagai pengembang," kata H.Anwar Md

Sementara AD Mayang mempertanyakan ke pihak PDAM  bagaimana meman aturannya dan berapa biaya sambungan yang dibutuhkan untuk 15 Kepala Keluarga ( KK), tanyanya

 Pihak perwakilan PDAM Wajo, Ambo Aco menjelaskan bahwa aliran air dari   JL.Sawerigading tidak memungkinkan,  tapi ada jalur lain    dari   BTN  Latenri Dolog yang sangat  memungkinkan dan dibutùhkan  200 Meter  sambungan pipa induk  PDAM. 

"Tapi kendalanya sekarang tidak dana pembangunan jaringan induk  kecuali dana perbaikan  jika ada kebocoran,. Tapi jika mau bersabar ada rencana penganggaran Tahun 2023-2024  untuk pembanguna instalasi jaringan baru, mudah- mudahan bisa diakomodir disitu," terang Ambo Aco

Sementara AD MayangMeman kalau itu milik pengembang atau developer semua tanggungan pengembang tapi karena itu pribadi maka  masyarakat  maka itu ditanggung masyarakat sendiri.

 Sudirman Meru menjelaskan meminta pihak PDAM untuk hitung kembali biaya dan akan menindaklanjuti dan menyusuri pemilik perumahan, juga akan dicarikan solusi apakah lewat penganggaran APBD.

"Ada tadi  informasi gembira bahwa ada program WTP 2023-2024  pihak PDAM atau  Perumda Tirta Danau Tempe, mengupayakan  ada pembangunan jaringan,tetapi jika tidak isa maka kami akan kordinasikan dengan Pemda untuk membantu pembangunan jaringam pipa induk di Jl.Sawerigading, tutupnya  ( ADV)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama