![]() |
| Foto dok ICN: Sekdes Desa Lowa, Muh.Aris Gunawan |
WAJO, INFOCHANELNASIONAL.COM---Sekretaris Desa Lowa, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, memaparkan sejumlah program dan kegiatan yang telah direalisasikan sepanjang tahun 2025. Program-program tersebut mencakup bantuan sosial, penguatan desa dalam menghadapi perubahan iklim, serta peningkatan layanan dasar kesehatan masyarakat.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Desa Lowa, Muh. Aris Gunawan, S.Sos, saat ditemui wartawan Info Chanel Nasional di kantor desa pada Senin, 26 Januari 2026. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025 pengelolaan anggaran Desa Lowa terbagi dalam dua item utama, salah satunya Nmar yang di dalamnya terdapat tujuh item penggunaan.
“Pada tahun 2025, untuk Desa Lowa anggarannya dibagi dua item, salah satunya Nmar yang penggunaannya terdiri dari tujuh item" ujarnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa item pertama adalah penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat Desa Lowa.
“Untuk item pertama yaitu BLT Desa Lowa sebanyak 21 KPM dan telah terealisasi 100 persen,” jelasnya.
Item kedua berkaitan dengan penguatan desa yang adaptif terhadap perubahan iklim. Kegiatan ini difokuskan pada upaya mitigasi bencana, khususnya untuk mengurangi dampak luapan air sungai yang kerap mengancam permukiman warga.
“Item kedua adalah penguatan desa yang adaptif terhadap perubahan iklim. Kegiatannya berupa pembangunan tanggul penahan tanah dengan tinggi kurang lebih dua meter dan panjang sekitar 18 meter. Tujuannya untuk mengurangi dampak luapan air sungai, karena sebelumnya saat banjir datang, rumah masyarakat sering terancam.
Oleh sebab itu, pemerintah desa melakukan langkah awal dengan membuat talud serta penimbunan badan jalan,” jelasnya.
Selanjutnya, item ketiga menyasar peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar kesehatan skala desa, termasuk penanganan stunting.
“Item ketiga adalah peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar kesehatan, termasuk penanganan stunting. Untuk Desa Lowa, terdapat kegiatan insentif KPM yang terealisasi 100 persen. Insentif untuk Posyandu juga terealisasi 100 persen. Selain itu, ada pemberian makanan bagi balita stunting yang terealisasi 100 persen, serta pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil di Posyandu,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa selain item-item tersebut, masih terdapat beberapa kegiatan lainnya yang juga dibiayai melalui anggaran desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Masih ada beberapa kegiatan lainnya yang juga masuk dalam item penggunaan anggaran,” tandasnya. (Arief)
