Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Desa Ajuraja, H. Siang, saat ditemui wartawan Info Chanel Nasional di kantor desa pada Selasa, 20 Januari 2026. Ia menjelaskan bahwa pemeliharaan infrastruktur pertanian menjadi salah satu prioritas utama pemerintah desa karena berhubungan langsung dengan aktivitas dan kesejahteraan petani.
“Objek pembangunan yang kami laksanakan pada tahun lalu adalah pertama, pemeliharaan jalan tani Ale’ Tengae di Dusun Salodua. Panjang jalan tersebut sekitar 500 x 3 meter dengan anggaran sebesar Rp126.437.900,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah desa juga melakukan pemeliharaan jalan tani di wilayah lainnya guna menunjang kelancaran akses pertanian masyarakat.
“Yang kedua adalah pemeliharaan jalan tani Ajuraja Wellang Pellang dengan ukuran 300 x 3 meter. Untuk kegiatan ini, anggaran yang digunakan sebesar Rp53.155.900,” sambungnya.
Tak hanya perawatan jalan, pembangunan infrastruktur penunjang lainnya juga turut direalisasikan, salah satunya pembuatan talud guna memperkuat badan jalan tani agar lebih tahan terhadap kerusakan.
“Selanjutnya yang ketiga kami juga melaksanakan pembuatan talud jalan tani di Wellang Pellang. Volume talud yang dibangun sepanjang 94 meter dengan anggaran Rp46.341.000,” lanjutnya.
Di bidang sosial, H. Siang menambahkan bahwa pemerintah desa juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang berhak menerima sebagai bentuk perhatian terhadap warga kurang mampu.
“Selain pembangunan fisik, kami juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai kepada 22 Keluarga Penerima Manfaat. BLT tersebut disalurkan selama 12 bulan dengan besaran Rp300.000 per orang setiap bulannya,” pungkasnya. (Arief)
