![]() |
| Foto dok ICN: Kades Abbanuange |
WAJO,INFOCHANELNASIONAL.COM---Pemerintah Desa Abbanuangnge, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, merealisasikan sejumlah kegiatan pembangunan dan pelayanan dasar masyarakat sepanjang tahun 2025. Program yang dilaksanakan mencakup pembangunan infrastruktur jalan tani, peningkatan sarana sanitasi, penyediaan air bersih, hingga penanggulangan bencana.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Abbanuangnge, Hj. Daniar, A.Md, saat ditemui wartawan Info Chanel Nasional di kantor desa pada Senin, 26 Januari 2026. Ia menjelaskan bahwa salah satu fokus utama pemerintah desa pada tahun lalu adalah pembangunan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Untuk tahun 2025 kemarin, kami melaksanakan beberapa kegiatan infrastruktur, di antaranya pembangunan jalan tani. Selain itu, ada juga kegiatan sanitasi, baik berupa pengeboran, sumur cincin, maupun pompanisasi,” ujarnya.
Ia menuturkan bahwa kegiatan sanitasi tersebut difokuskan pada wilayah-wilayah yang tidak memiliki sumber mata air atau yang sulit dilakukan pengeboran.
“Untuk daerah-daerah yang tidak ada atau susah mendapatkan mata air, maka kami lakukan bantuan sumur cincin dan pompanisasi. Pompanisasi dan perpipaan ini biasanya kami tempatkan di sungai-sungai serta di sekitar sumur cincin,” sambungnya.
Lebih lanjut, Hj. Daniar menambahkan bahwa pemerintah desa juga melakukan pengadaan sarana pendukung lainnya dalam menunjang ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
“Kami juga melakukan pengadaan pompanisasi lengkap dengan dinamo, serta pengadaan gentong,” jelasnya.
Selain pembangunan infrastruktur dan penyediaan air bersih, pemerintah Desa Abbanuangnge juga secara rutin memperhatikan aspek sanitasi rumah tangga masyarakat.
“Setiap tahunnya kami selalu melakukan pengadaan jamban keluarga bagi masyarakat yang memang belum memiliki jamban keluarga yang sehat. Jadi, selain infrastruktur, kami juga selalu memperhatikan sanitasi itu sendiri,” tambahnya.
Di bidang penanggulangan bencana, pemerintah desa juga merealisasikan pembangunan bronjong pada salah satu ruas jalan utama yang rawan longsor.
“Ada juga beberapa kegiatan penanggulangan bencana, salah satunya pembangunan bronjong, Salah satu jalan utama terdapat longsor, dan apabila terjadi hujan deras, bila tidak dibronjong maka akses jalan masuk ke dusun sebelah bisa terputus. Alhamdulillah, kegiatan bronjong tersebut telah kami realisasikan. Pekerjaannya dilaksanakan oleh TPK dengan dibantu oleh masyarakat,” pungkasnya. (Arief)
