![]() |
| FOTO Plt. Kepala SMK-SMAK Makassar, I Ketut Suryawirawan |
Makassar, teropongpendidikanindonesia– SMK–SMAK
Makassar menyelenggarakan kegiatan Workshop Kalibrasi Alat Gelas (Glassware)
dan Neraca Laboratorium pada tanggal 26–27 Maret 2026 di Aula SMK–SMAK
Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh 57 peserta yang terdiri dari guru,
pengelola laboratorium, dan teknisi laboratorium, serta diselenggarakan bekerja
sama dengan PT SanMal. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala
SMK–SMAK Makassar, I Ketut Suryawirawan. Hadir sebagai narasumber, Amaluddin, S.Si., selaku Manager Teknisi PT SanMal, yang memberikan materi
sekaligus pendampingan praktik kepada peserta. Kamis,26/03/2026
PT SanMal merupakan
perusahaan yang bergerak di bidang jasa kalibrasi peralatan ukur dan pelatihan,
dengan fokus dalam memenuhi kebutuhan kalibrasi serta peningkatan kompetensi
sumber daya manusia di bidang pengukuran. Dalam kegiatan ini, narasumber
menekankan bahwa proses kalibrasi tidak hanya bertujuan untuk memastikan alat
ukur bekerja secara akurat dan presisi, tetapi juga penting untuk memahami
nilai ketidakpastian pengukuran sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari
hasil pengukuran. Ketidakpastian pengukuran menjadi indikator tingkat kepercayaan
terhadap hasil yang diperoleh, sehingga setiap data yang dihasilkan dalam
kegiatan laboratorium dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
I Ketut Suryawirawan juga menyampaikan bahwa di hari kedua, peserta mendapatkan pendalaman materi terkait cara mengelola data hasil kalibrasi serta melakukan evaluasi ketidakpastian pengukuran pada alat gelas (glassware). Materi ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa hasil pengukuran tidak hanya akurat secara teknis, tetapi juga terdokumentasi dengan baik dan dapat dianalisis secara sistematis sesuai dengan kaidah ilmiah.
Apa yang diperoleh oleh peserta workshop bisa memperoleh pemahaman terkait pentingnya memastikan kesesuaian antara
nilai yang tertera pada alat dengan nilai sebenarnya, sekaligus meminimalkan
potensi kesalahan dalam kegiatan praktikum maupun penelitian. Selain itu,
peserta juga mengikuti sesi praktik langsung dalam proses kalibrasi serta
perhitungan sederhana ketidakpastian pengukuran. Antusiasme peserta terlihat
dari keaktifan selama kegiatan berlangsung, baik dalam sesi diskusi maupun praktik.
" Jadi mengapa diserselenggarakan kegiatan ini agar dapat meningkatkan kompetensi guru dan pengelola laboratorium, sehingga kualitas pembelajaran berbasis praktikum dapat terus berkembang dan selaras dengan standar industri serta kaidah ilmiah. melalui kegiatan ini di, SMK–SMAK Makassar ," kata I Ketut Suryawirawan
Dia juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pengelolaan laboratorium dan pembelajaran berbasis praktik. Dengan demikian, ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan guna mendukung terciptanya lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia industri, terangnya (*)
Editor : Muhlis

.jpeg)