![]() |
| Foto Pinca Bulog Wajo, Farid Nur |
WAJO — INFOCHANELNASIONAL--- – Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Wajo, Farid Nur, memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan pegawai Bulog meminta sesuatu kepada mitra Rumah Pangan Kita (RPK).12/9
Farid Nur mengatakan, pihaknya telah menelusuri informasi tersebut dan meminta keterangan dari pegawai yang disebut dalam isu tersebut. Menurutnya, pegawai bersangkutan merupakan tenaga kontrak di Bulog Wajo.
“Sudah kami telusuri dan tanyakan kepada pegawai tersebut. Kebetulan pegawai tersebut masih tenaga kontrak. Katanya tidak pernah meminta kepada mitra RPK,” jelas Farid.
Ia mengatakan, apabila terdapat pemberian dari mitra RPK, hal tersebut disebut bukan atas permintaan pegawai bersangkutan. Menurut Farid, pemberian tersebut kemudian dikonsumsi bersama oleh pegawai di kantor.
“Kalau dikasih atau dibawakan oleh mitra RPK, itu pun dimakan sama satu kantor,” ujarnya.
Farid juga memberikan penjelasan terkait pengambilan stok beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh mitra RPK di Gudang Bulog Lempaa.
Menurutnya, pada saat itu stok SPHP hanya tersedia di Gudang Lempaa sehingga pihak Bulog Wajo mengarahkan mitra RPK untuk mengambil stok di lokasi tersebut.
“Stok SPHP kami pada saat itu hanya terdapat di Gudang Lempaa, sehingga kami mengarahkan mitra RPK mengambil ke sana. Itu sudah sepengetahuan dan persetujuan saya sebagai pimpinan,” kata Farid.
Ia menegaskan, pengambilan SPHP di Gudang Lempaa bukan merupakan tindakan tenaga outsourcing (OS) yang secara sengaja mengarahkan mitra untuk mengambil beras di gudang tersebut.
Farid juga menjelaskan bahwa kebetulan kepala Gudang Lempaa memiliki hubungan orang tua dengan pegawai yang disebut dalam isu tersebut.
“Jadi bukan tenaga OS yang sengaja mengarahkan mitra SPHP mengambil di Gudang Lempaa,” tegasnya.
Klarifikasi tersebut disampaikan Farid Nur sebagai penjelasan atas informasi yang sebelumnya beredar di media sosial terkait aktivitas pegawai Bulog dan mitra RPK di Kabupaten Wajo. (*)
