Bupati Wajo Laporkan Kondisi Masyarakat Via Teleconverence Dengan Wakil Gubernur

Bupati Wajo Laporkan Kondisi Masyarakat Via Teleconverence Dengan Wakil Gubernur
INFOCHANELNASIONAL.COM,WAJO----Memasuki Minggu pertama bulan April Wakil Gubernur sulawesi selatan Andi Sudirman Sulaiman mewakili Gubernur melakukan Rapat Koordinasi terbatas melalui Teleconverence dengan 24 kabupaten kota, Jumat, (03/04/2020)



Setelah kabupaten Bulukumba,  Bupati Wajo H.Amran Mahmud dalam laporannya menyampaikan bahwa secara operasional telah dilakukan langkah langkah yakni penyemprotan disinfektan di beberapa tempat pelayanan umum, instansi pemerintahan, dan sekolah serta melakukan screning di batas wilayah menuju dan keluar kabupaten Wajo dengan Melibatkan TNI, Polri, dan tim dari gugus tugas”. ujar Amran Mahmud.



Pada prinsipnya seluruh langkah dan strategi telah dilakukan sesuai dengan surat edaran dan petunjuk pemerintah pusat dan provinsi.



Hingga saat ini jumlah ODP atau Orang Dalam Pemantauan pertanggal 3 April 2020 sebanyak 48 orang dan 16 orang diantaranya sudah selesai dipantau dan PDP atau Pasien Dalam Pengawasan 1 (satu) Orang, dan kondisinya semakin membaik



Selain itu H. Amran Mahmud juga menyampaikan bahwa saat ini yg menjadi perhatian adalah pemudik yang datang baik dari jakarta maupun beberapa daerah lainnya, sehingga sempat menimbulkan kepanikan warga disekitarnya, seperti halnya di salah satu desa yg didatangi banyak pemudik, sehingga langsung diadakan sistem pengamanan desa dengan melibatkan Kapolsek, danramil, pemerintah desa dan kecamatan serta elemen masyarakat lainnya, dengan melakukan penutupan pada setiap batas desa, selama proses isolasi tersebut, segala kebutuhan bahan makanan dan kebutuhan lainnya akan disuplay secara bersama oleh pemerintah  bersama elemen masyarakat lainnya.


Bupati Wajo juga menyampaikan kepada wakil gubernur bahwa kita bersama DPRD Wajo melakukan langkah sigap dimana pada tahap pertama telah melakukan realokasi anggaran untuk Penanganan Covid 19 sebesar 23 miliar lebih.



Pemda kabupaten Wajo jugasudah melakukan pengetatan perbatasan wilayah dengan melakukan pengukuran suhu bagi warga yg akan masuk, kemudian bagi yg akan menetap akan dilakukan screening untuk mengetahui riwayat perjalanan orang tersebut, penjagaan dipintu perbatasan dilakukan selama 24 jam dengan 3 pembagian shift yg melibatkan unsur dari Pemda yaitu Dishub, BPBD, Dinkes, Satpol-PP, pemerintah kecamatan dan masyarakat sekitar serta melibatkan  TNI dan Polri "tuturnya


adapun hambatan dan kendala ialah masih minimnya APD atau Alat pelindung Diri dan tingkat kesadaran masyarakat sehingga tim gugus tugas masih terus melakukan sosialisasi secara massif bersama TNI, Polri, camat, Aparat desa, dan petugas kesehatan, di lapangan serta melibatkan Organisasi kepemudaan dan masyarakat”. tutup Politisi Partai PAN tersebut.


Turut mendampingi dalam teleconverence tersebut Sekretaris daerah kabupaten Wajo, kadis kesehatan, kepala Bappelitbanda, kepala BPKPD, Kadis Perhubungan, Kabid Humas dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Wajo
(hw)

Editor:Muhlis
Lebih baru Lebih lama