DPRD Melihat Pemindahan Pasar Tempe Tidak Disertai Kajian Yang Baik

Iklan

no-style

DPRD Melihat Pemindahan Pasar Tempe Tidak Disertai Kajian Yang Baik

Media
Wednesday, September 2, 2020, September 02, 2020 WIB Last Updated 2020-09-03T10:17:04Z



INFOCHANELNASIONAL.COM,Wajo---Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Wajo, menerima aspirasi dari pedagang pasar Tempe, yang didampingi oleh Pelita Hukum Independen (PHI). Rabu.02/09/2020, pukul.13.00 wita.

Pantauan media, terlihat ratusan pedagang yang datang di gedung DPRD Kabupaten Wajo.

Ketua Pelita Hukum Independen (PHI) Kabupaten Wajo, Sudirman, bahwa pasar Tempe harus seperti marwahnya tetap sebagai pasar tempe jangan dirubah, dan pandanglah mereka sebagai korban kebakaran Pasar Tempe, terangnya


"Karena itu kami harap, Kadis Pasar, Perdagangan, Koperasi dan UKM,  harus mengetahui kebijakan untuk para pedagang Pasar Tempe, karena mereka adalah korban kebakaran, dengan adanya relokasi pemindahan pasar Tempe  di Kelurahan Cempalagi, harus ada kebijakan untuk para pedagang,  dan sudahkah Dinas Pasar turun mensurvei atau mengkaji mereka sebelum direloksi," kata Sudirman

Ketua penerima Aspirasi, H. Andi Whitman, melihat rencana pemindahan sementara Pasar Tempe, tidak disertai dengan kajian yang baik, kebijakan yang diambil tidak boleh mengorbankan masyarakat harus ada keseimbangan, ujarnya

"Saya harap jangan ada korban, tetapi pasti ada kebijakan dari pemerintah, untuk itu  kita  mau tau apa kebijakan yang disiapkan oleh pemerintah, dan ini sudah hadir di tengah kita Kepala Dinas Pasar, Perdagangan Koperasi dan UKM, untuk menjawab," kata Andi Whitman


Kepala Dinas Pasar, Perdagangan, Koperasi dan UKM, H. Ambo Mai, awalnya meman mau dipindahkan di Awakaluku, namun  Pasar Awakaluku banjir, makanya mencari tempat lain dengan  banyak pertimbangan, dan hadirnya Pasar Cempalagi, selama ini warga Kelurahan Cempalagi, juga mendambakan adanya pasar disitu, paparnya

Sementara salah satu pedagang Pasar Tempe, Irwan, bahwa pedagang meminta ke Pemerintah atau Dinas Pasar, agar mencari tempat di sekitar Tempe juga, karena rata- rata pedagang, berasal dari warga Tempe juga, jelasnya.

"Kita bukan tidak mau pindah, cuma meminta kalau pagi kita di Cempalagi melakukan jual beli dan sorenya tetap di Tempe, yang tempatnya ada tersedia lahannya," Kata Irwan


Hadir menerima Aspirasi, Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Andi Whitman, H.Irfan Saputra, Kadis Pasar, Koperasi dan UKM, Ambo Mai, Staf Ahli Darwing.

Laporan: Muhlis

Komentar

Tampilkan

  • DPRD Melihat Pemindahan Pasar Tempe Tidak Disertai Kajian Yang Baik
  • 0

Terkini