Notification

×

Iklan

Iklan

Most Popular Tags

Driver Tranformasi Online Gojek di Kota Parepare Diteliti oleh Tim Peneliti Dosen Pemula ( DPRD) dari Kampus Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada

Rabu, 26 Agustus 2026 | Agustus 26, 2026 WIB Last Updated 2026-08-26T04:44:48Z
    Share

Foto TIM PDP bersama Gojek di Kota Parepare 

 

INFOCHANENASIONAL.COM, Ketimpangan dalam manajemen sumber daya manusia digital melalui sistem algoritmik menciptakan tantangan serius bagi pekerja gigi transportasi on line di indonesia, ketidak pastian algorithmic fatigue. Di kota Parepare, 72% mitra melaporkan stres akibat system poin yang tidak transparan. Stres ini menurunkan dimensi virgo dan dedication dalam keterlibatan kerja.


 Urgensi penelitian ini terletak pada : (1) Adanya dampak manajemen algoritmik terhadap aspek psikologi (keterlibatan kerja) dan pelaku (produktivitas) pekerja gig; (2) Masalah bukan hanya pada jumlah order, tetapi pada churn mitra (tingkat putus mitra) yang mencapai 40-50% pertahun. Hal ini membuktikan bahwa manajmen algoritmik saat ini gagal mempertahankan produktivitas jangka panjang; (3) Kebutuhan data empiris untuk merumuskan kebijakan perlindungan bagi pekerja. Demikian diungkapkan Penelitian Dosen Pemula (PDP) dari kampus Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada yang beralamat di Andi Sapada No.1 Parepare Ketua tim peneliti : Dr. Nurmaningsih, S.E., M.M. Anggota team : Dr. Safrida, S.E., M.M. Abu Rizal Fatwa Ramli, S.Psi., M.Pi. pada Selasa, 25/8/2026


Kami melakukan penelitian ini dengan tujuan Menganalisis persepsi pekerja gig terhadap praktik manajemen algoritmik (alokasi tugas, sistem rating, skema intensif); (2) Menguji pengaruh manajemen algiritmik terhadap keterlibatan kerja; (3) Menguji pengaru manajemen algoritmik terhadap produktivitas; (4) Menguji peran mediasi keterlibatan kerja, model ini akan menjelaskan mengapa sistem intensif tertentu berhasil atau gagal meningkatkan produktivitas secara bekelanjutan (daya prediksi), dan adapun metode yang kami gunakan yaitu Penelitian menggunakan mixed-methots sequentil explanatory design dengan; (1) Analisis kuantitatif melalui melalui survey terhadap 200 pekerja gig menggunakan structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji model mediasi, Utrecht Work Engagement Scala (UWES-9) digunakan untuk mengukur model keterlibatan kerja menggunakan logika bahwa, persepsi keadilan algoritmik akan meningkatkan absorption; (2) Analisis kualitatif melalui wawancara mendalam  (n=20) dan Fokus Group Discussion untuk menggali mekanisme psikologi underlying. Kegiatan penelitian kami lakukan pada tanggal 10 April 2026. Ujarnya   (Daling)

×
Berita Terbaru Update