RSUD Lamaddukkelleng Ditutup, Pelayanan UGD Bisa di Puskesmas

Iklan

no-style

RSUD Lamaddukkelleng Ditutup, Pelayanan UGD Bisa di Puskesmas

Media
Saturday, August 22, 2020, August 22, 2020 WIB Last Updated 2020-08-22T00:41:38Z

INFOCHANELNASIONAL.COM,Wajo---Penyebaran virus Corona di Kabupaten Wajo mengalami peningkatan yang signifikan. Hingga 21 Agustus 2020, terjadi penambahan kasus konfirmasi sebanyak 18 orang. Sabtu,(22/08/2020)

Penambahan kasus konfirmasi tersebut tersebar di 7 kecamatan. 11 orang di antaranya berasal dari Kecamatan Tempe, 1 orang dari Kecamatan Pitumpanua, 2 orang dari Kecamatan Pammana, 1 orang dari Kecamatan Penrang, 1 orang dari Kecamatan Tanasitolo, 1 orang dari Kecamatan Maniangpajo dan  1 orang dari Kecamatan Belawa.

Juru bicara Satuan Tugas  Penanganan covid-19, Kabupaten Wajo,  Supardi,SE, dalam keterangan persnya, bahwa peningkatan jumlah kasus konfirmasi hari ini merupakan hasil tracking dari kasus konfirmasi sebelumnya. Penambahan kasus juga terjadi di kalangan para tenaga medis,  maupun kalangan masyarakat yang memerlukan surat keterangan sehat,  namun setelah menjalani rapid test dan PCR-SWAB, dinyatakan positif menderita Covid-19,terangnya

Total jumlah kasus konfirmasi di Kabupaten Wajo hingga hari ini sebanyak 59 kasus, 30 orang di antaranya dinyatakan sembuh atau discarded, 26 orang masih menjalani isolasi, 1 orang menjalani perawatan serta 2 orang meninggal.

Akibat penambahan kasus konfirmasi ini, sudah terhitung 13 dokter dan 5 perawat sudah terkonfirmas positif, sehingga Pemerintah Kabupaten Wajo akan melakukan penutupan layanan secara total di RSUD Lamaddukelleng selama satu minggu ke depan sambil melakukan disinfeksi terhadap seluruh ruangan dan peralatan kesehatan.


"Karena itu saya informasikan kalau sementara untuk layanan UGD 24 jam dan rawat inap dimaksimalkan untuk semua puskemas yang ada di Kecamatan Tempe, sementara untuk rujukan dialihkan ke RSUD Siwa, dan Rumah Sakit kabupaten tetangga yakni Rumah Sakit di Sidrap, Bone dan Soppeng,"terangnya

Lebih lanjut, Supardi menjelaskan  kalau, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Wajo akan melakukan tracing dan tracking untuk mendata dan memastikan seluruh kontak erat dapat menjalani pemeriksaan. Agar proses tracing dan tracking berjalan lancar, Satgas Penanganan Covid-19 meminta kerjasama semua pihak yang telah melakukan kontak erat dengan pasien konfirmasi untuk segera melaporkan diri untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lajut.

"Kami terus berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di masa new normal ini. Kepada seluruh masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan segala aktivitasnya, baik aktivitas ekonomi, sosial maupun keagamaan. Jangan lupa 4M: memakai masker dengan benar, mencuci tangan pakai sabun, dan sedapat mungkin menghindari kerumunan,”tutupnya

Editor:Muhlis
Komentar

Tampilkan

  • RSUD Lamaddukkelleng Ditutup, Pelayanan UGD Bisa di Puskesmas
  • 0

Terkini