Notification

×

Iklan

Iklan

Most Popular Tags

Hari Disabilitas Internasional 2025 Dipusatkan di Kabupaten Wajo, Armayani Ucapkan Terimakasih Kepada Guru Atas Dedikasi dan Pengabdian

Minggu, 07 Desember 2025 | Desember 07, 2025 WIB Last Updated 2025-12-07T03:58:46Z
    Share

Armayani serahkan alat bantu disabilitas ( kursi roda)

 WAJO, INFOCHANELNASIONAL.COM---- Hari Disabilitas Internasional 2025  dipusatkan di Kabupaten Wajo,  diawali dengan jalan  parade inklusif atau  jalan mengelili lapangan merdeka  Sengkang, yang dilepas oleh Sekda Wajo, Ir.Armayani. Mingg, 7 Desember 2025.

 Hadir Kepala Sentra Pangurangi Takalar,  Kementerian Sosial Cecep Sulaiman, Sekda Wajo Ir. Armayani, Sekwan Wajo Andi Ismirar Sentosa, Wakil Ketua I DPRD Wajo Andi Merly Iswita, Kadis Sosial Ahmad Jahran, Kadis Kesehatan Kabupaten Wajo DR. drg. Hj.Armin, Ketua Karang Taruna Kabupaten Wajo Amran,  Sekolah Rakyat  dan  Sekolah Luar Biasa (SLB)

Ahmad Jahran, mengucapkan terima kasih kepada  pemerintah Kabupaten Wajo, atas suportnya sehingga acara peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025  bisa terlaksana di Kabupaten Wajo.

Saya laporkan rangkain acara yang dilaksanakan diantanya parade inklusif , pameran hasil kerajinan, mobil layak pamer, sosialisasi tentang narkoba,  dan distribusi bantuan bagi korban bencana," terangnya

Senada diucapkan  Kepala Sentra Pangurangi Takalar Cecep Sulaiman,  bahwa mobil layak pamer  banyak memiliki fungsi untuk kegiatan  di lapangan   dan juga  menyampaikan sumbangan  yang diberikan kepada Kabupaten Wajo sebesar Rp.724. 222.407 ( tujuh ratus dua puluh empat ribu dua ratus dua puluh dua ribu empat ratus tujuh rupiah).

"Sasaran bantuan yang diberikan untuk kebutuhan hidup layak Rp. 486.999.770, kewirausahaan Rp.23.000.000, alat bantu disabilitas Rp. 101. 980.000 dan bantuan korban bencana Rp. 112.242.637," tuturnya

 Sekda Wajo  Ir.Armayani mengucapkan terima kepada Sentral Pangurangi Takalar, yang telah memberikan bantuan ratusan juta  kepada penyandang disabilitas dan korban bencana, dia juga singgung   dengan adanya Sekolah Rakyat  hampir seratus anak bisa kembali bersekolah yang .

"Hari ini izinkan saya  mengucapkan terimakasih kepada seluruh Guru terutama guru disabilitas  yang mengajar di Sekolah Luar Biasa ( SLB)  tentu mereka benar adalah guru teladan yang penuh dedikasi dan kesabaran untuk mengajar anak berkelakuan khusus , yang awalnya tidak bisa  apa- apa bisa menjadi ada  tentu butuh perjuangan dalam membimbing anak disabilitas," tutup Armayani  

Laporan : Muhlis

×
Berita Terbaru Update