Notification

×

Iklan

Iklan

Most Popular Tags

Kejaksaan Negeri Wajo Didemo Mahasiswa, Dorong Kejaksaan Usut Tuntas Kasus Korupsi Secara Profesional dan Transparan

Sabtu, 07 Februari 2026 | Februari 07, 2026 WIB Last Updated 2026-02-07T04:41:40Z
    Share

Foto aksi mahasiswa melakukan orasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Wajo

WAJO, INFOCHANELNASIONAL.COM---Kejaksaan Negeri Wajo didemo oleh mahasiswa  yang tergabung di Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bela Rakyat ( AMPERA) , datang menyampaikan aspirasi untuk mendorong  aparat penegak hukum, mengusut tuntas kasus korupsi  khususnya Kejaksaan Negeri Wajo agar secara profesional ,  transparan dan tanpa tebang pilih. Jumat, 06/02/2026

Perwakilan AMPERA, Saifullah kepada ICN , menyampaikan, datang untuk mendesak Kejaksaan Negeri  Wajo agar betul- betul serius dalam menangani kasus korupsi.

" Intinya Teman - teman AMPERA datang di Kejaksaan Negeri Wajo untuk mendorong Kejaksaan agar serius  menindaki kasus korupsi di Kabupaten Wajo. Dan meminta Kejari agar tidak gentar , atau ada intervensi yang mengarah ke Kejaksaan, bahwa demi masyarakat Kabupaten Waj, betul- betul konsisten melaķsanakan tugas," terang Saifullah


Sementara Kejaksaan Negeri Wajo yang diwakili  Kasi Intel  Andi Saiful, di ŕuang kantornya menerima wartawan dari berbagai media termasuk ICN dan  menjawab pertanyaan wartawan  terkait aksi demo  di depan kantornya.
 
"Saya selaku Kasi Intel dan Kasi Pidum menerima langsung aspirasi AMPERA karena Kejari lagi dinas luar.  Kasus penanganan murbaì 2022 sementara dalam proses penyidikan dan penyidik telah menetapkan satu orang tersangka  penyedia yakni MKS , dan kami kembali fokus melakukan penyikan setelah adanya putusan Prapradilan dimana permohonan penggugat MKS ditolak oleh Hakim Pengadilan Negeri Sengkang," ungkap Andi Saiful

Lanjut dia, bahwa berharap ada koordinasi yang baik  antara penyidik Kejaksaan Negeri Wàjo dan stekhoĺder terkait .

"Dan adapun kasus yang kami tangani yang sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah adalah kasus  Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT)  itu sudah inkra dan  juga ada upaya kami  melakukan penyelamatan keuangan negara, ýaitu kasus Desa Cinnong Tabi telah  melakùkan pengembalian uang negara, karena kami  bukan cuma mengedepankan pidana, tapi pemulihan dan penyelamatan kerugian negara, dan semua kasus korupsi kami tangani secara profesional dan transparan,"  kata Andi Saiful

Laporan   : Lis
×
Berita Terbaru Update